Model Pembelajaran Pasraman Kilat: Meningkatkan Nilai-Nilai Spiritual Remaja Hindu

I Ketut Sudarsana

Abstract


ISBN : 978-602-74901-0-9

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan berbagai macam anugrah dan kemudahan kepada penulis sehingga buku yang berjudul “Model Pembelajaran Pasraman Kilat: Meningkatkan Nilai-Nilai Spiritual Remaja Hindu” dapat selesai dikerjakan.

Buku ini merupakan hasil penelitian yang diharapkan bermanfaat sebagai bahan masukan bagi pengembangan pasraman kilat serta berguna bagi peningkatan nilai-nilai spiritual remaja Hindu. Pasraman kilat adalah salah satu bentuk pendidikan luar sekolah yang bertujuan untuk memberikan pembinaan agama secara sengaja kepada remaja pada jenjang tertentu menuju keseimbangan antara teori agama yang didapatkan di sekolah formal dengan praktek yang diamanatkan oleh agamanya lewat pasraman. Pasraman kilat sendiri merupakan salah satu jalur pendidikan luar sekolah yang ditawarkan sebagai media para remaja bereksperimen tentang halhal yang menyangkut agamanya.

Penulis menyadari, didalam penyusunan buku ini masih terdapat kekurangan dan keterbatasan, baik dari segi tata bahasa maupun dalam hal isi, untuk itu besar harapan penulis jika ada kritik dan saran yang membangun untuk lebih menyempurnakan buku ini. Harapan yang paling besar dari penulisan buku ini ialah, mudah-mudahan apa yang di susun penuh manfaat, baik untuk pribadi, masyarakat maupun pemerintah sebagai tambahan referensi yang telah ada.


Full Text:

PDF

References


Achmadi (2010). Ideologi Pendidikan Islam. Paradigma Humanisme Teosentris. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Ahmadi, A. dan Supriyono, W. (2004). Psikologi Belajar. Jakarta: PT RinekaCipta

Ali, M. (1991). Psikologi Remaja Perkembangan Peserta Didik, Jakarta: BumiAksara.

Arif, Z. (1995). Andragogi. Bandung: Angkasa

Azra, A. (2008). “Hamka dan Urgensi Pendidikan Akhlak”. Dalam Memperincangkan Dinamika Intelektual dan Pemikiran Hamka Tentang Pendidikan Islam. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Baharuddin (2010). Teori Belajar dan Pembelajaran. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media

Berten.K.(1997). Sejarah Filsafat Yunani. Penerbit Yayasan Kanisius. Jakarta.

Budimansyah, D. (2008). “Peningkatan Mutu Pendidikan Melalui Penguatan Partisipasi Masyarakat”. Educationist. Jurnal Kajian Filosofi, Teori, Kualitas, dan Manajemen Pendidikan. II, (1) 56-63

Budiningsih, C.A. (2005). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta

Dahar, R. W. (1989). Teori-teori Belajar, Surabaya : Airlangga University Press

Dantes, I N. (1999). Teori-Teori Belajar, Teori Instruksional dan Model-Model Pembelajaran (Makakah) STKIP Singaraja.

Darajat, Z. (1995). Pendidikan dalam Keluarga dan Sekolah. Jakarta: Ruhama,

Darmodiharjo. (1981). Pelaksanaan Sekolah Sebagai Pusat Kebudayaan, Peningkatan Ketahanan Sekolah. Jakarta.

Depdikbud. (1991). Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta : Balai Pustaka.

Depdiknas (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomot 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta : DepdiknasRI.

Dimyati. (2002). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Erikson, E. H. (1968). Identity: Youth and Crisis. New York: W. W. Norton.

Freger, R. (2002). Hati, Diri, dan Jiwa, Psikologi Sufi untuk Transformasi. Jakarta: Serambi.

Gei, T. L. (1983). Garis Besar Estetika Filsafat Keindahan, Yogyakarta: Seper Sukses.

Gregory, R.J. (2000). Psychological Testing: History, Principles and Applications. Boston: Allyn & Bacon

Hamalik, O. (2007). Manajemen Pelatihan Ketenagakerjaan; Pendekatan Terpadu Pengembangan Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara.

Hamsah, B Uno. 2008. Model Pembelajaran Menciptakan Proses Belajar Mengajar yang Kreatif dan Efektif. Jakarta: BumiAksara

Hartinah, S. (2008). Perkembangan Peserta Didik. Bandung: PT. Refika Aditama

Hudoyo, H. (1998). Ilmu Pendidikan. Surabaya: Usaha Nasional

Hurlock, E. (1991). Psikolgi Perkembangan Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan (Terjemahan oleh Istiwidayanti dan Soedjarwo). Jakarta: Penerbit Erlangga.

Indrawan. (2008). Kamus Ilmiah Popular. Surabaya: Tim Cipta Media.

Isjoni (2003). “Peranan Pendidikan Kewirausahaan dalam Menumbuh kembangkan Kemandirian Mahasiswa FKIP dalam Era Persaingan Bebas”. Cakrawala Pendidikan. Jurnal Ilmiah Pendidikan. XXII, (2) 227-246

Isjoni. (2008). Model Pembelajaran Efektif, Bandung: Alfa Beta

Jacius, M. J. (1974). Growing Old in the Twentieth Century. London: Routledge

Jan Jonker, dkk.(2011). Metodologi Penelitian. Panduan Untuk Master Ph.D di bidang Manajemen. Jakarta : Salemba Empat

Jumhur dan Danusaputra. (1976). Sejarah Pendidikan. CV. ILMU : Bandung

Kartono, K. (1990). Psikology Umum. Bandung : CV. Mandar Maju

Kartini Kartono (2001). Patologi Sosial Jilid I. Edisi Baru Jakarta : PT Raja Grafindo.

Kasijanto dan Damono, S. D. (1981). Tifa Budaya: Sebuah Bunga Rampai. Jakarta : LEPPENAS.

Kusuma, R. IG (2010). ”Perkembangan Kognitif Pada Remaja”, dalam Tumbuh Kembang Remaja dan Permasalahannya. Jakarta: CV. Sagung Seto.

Lunandi, A, G. (1993). Pendidikan Orang Dewasa; Sebuah Uraian Praktis untuk Pembimbing, Penatar, Pelatih dan Penyuluh Lapangan. Jakarta: Gramedia.

Margaret. S. B. (1986). The Role of Civic Education. A Forthcoming Education Policy Task Force Position Paper from the Communitarian Network. Calabasas: Center for Civic Education

Marzuki, M.S. (1992), Strategi dan Model Pelatihan, Malang: IKIP Malang.

Marheni, A. (2010). “Perkembangan Psikososial dan Kepribadian Remaja”, dalam Tumbuh Kembang Remaja dan Permasalahannya. Jakarta: CV. Sagung Seto.

Mehta, Rohit. (2005). Bertemu Tuhan Dalam Diri.Denpasar :Sarad

Mudjiono. (2002). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta

Notonagoro. (1980). Beberapa Hal Mengenai Falsafah Pancasila, Cet. 9. Jakarta: Pantjoran Tujuh

Rahayuningsih, D. A. (2012). Spiritual Value: Apa Dan Bagaimana (Kajian Pada Perilaku Manusia, Lingkungan Kerja Dan Mekanisme Akuntansi). Jurnal Media Bisnis. September, hal 23.

Ruwiyanto, W. (1994). Peranan Pendidikan dalam Pengentasan Masyarakat Miskin. Jakarta: PT.Raja Grafindo Persada

Ruseffendi, E.T. (1988). Pengantar Kepada Membantu Guru Mengembangkan Kompetensinya dalam Pengajaran Matematika Untuk Meningkatkan CBSA. Bandung : Tarsito.

Ruwiyanto, W. (1994). Peranan Pendidikan dalam Pengentasan Masyarakat Miskin. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada

Romlah. 2004. Psikologi Pendidikan Kajian Teoritis dan Aplikatif. Malang : Universitas Muhamadyah.

Santrock, J. W. (2003) “Adolescence, Perkembangan Remaja”, Edisi ke-6. Terjemahan oleh Shinto B. Adelar & Sherly Saragih. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Sharasanti, D. A. (2012). Metode Pembelajaran Berbasis Soft Skill: Suatu Kajian Konseptual tentang Penerapan Teori Belajar Humanistik. Dalam: Proceeding Seminar Nasional Cakrawala Pembelajaran Berkualitas di Indonesia. Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, hlm.295-318.

Sedanayasa, G. (2010). ”Model Bimbingan Sosial Kolaboratif Berbasis Multikultur Untuk Mengembangkan Kohesivitas Sosial pada Siswa SMP Negeri di Provinsi Bali”. Jurnal Bimbingan dan Konseling. XIII, (1) 13-26

Setyawati, L. (2010). ”Terapi Keluarga. Salah Satu Bentuk Pskoterapi Yang Efektif”, dalam Tumbuh Kembang Remaja dan Permasalahannya. Jakarta: CV. Sagung Seto.

Siegel, S. (1997). Statistik Nonparametrik; Untuk Ilmu-Ilmu Sosial. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

Simanjuntak, P. (1985). Produktivitas Dan Tenaga Kerja Indonesia. Jakarta : FEUI.

Sivananda, S. (1988). All About Hinduism. Himalaya: A Divine Life Socoety

Suciati dan Irawan, P. (2001). Teori Belajar dan Motivasi. Jakarta: Depdiknas Dirjen PT. PAU.

Sudjana, D. (2010). Metode dan Teknik Pembelajaran Partisipatif. Bandung :Falah Production

Sudjana, D. (2010) Pendidikan nonformal; Wawasan, Sejarah Perkembangan, Filsafat, Teori Pendukung, Asas. Bandung: Falah Prodution

Suparno, P. (1996). Filsafat Konstruktivisme dalam Pendidikan. Yogyakarta: Kanisius

Soetjiningsih. (2010). “Pertumbuhan Somatik pada Remaja”, dalam Tumbuh Kembang Remaja dan Permasalahannya. Jakarta: CV. Sagung Seto.

Soemanto, W. (1998). Psikologi Pendidikan, Landasan Kerja Pemimpin Pendidikan. Jakarta: PT RinekaCipta.

Soetomo. (1985). Teknik Penilaian Pendidikan. Surabaya: PT Bina Ilmu.

Suparno, P.(1977). Filsafat Konstruktivis dalam Pendidikan, Yogyakarta : Kanisius.

Susan, C., Marilyn, L., dan Tony, T. (1995). Learning To Teach In The Secondary School. London: Routledge.

Soekamto dan Winataputra (1997).Teori Balajar dan Model-Model Pembelajaran. Depdikbud

Tasker, R. (1992). Effective Teaching: What Can a Constructivist View of Learning Offer?. ASTJ. Vol. 38. No. 1

Tarigan, J. (1988). Pengantar Mikrobiologi Umum. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Jakarta

Tim Penyusun. (2003). Siwatattwa. Denpasar : Pemerintah Propinsi Bali

Undang-Undang RI. No. 20 Tahun 2003, tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Balai Pustaka

Poedjiadi, A. (1999). Pengantar Filsafat Ilmu bagi Pendidik. Bandung: Penerbit Yayasan Cendrawasih

Poerwadarminta.(1999). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta :BalaiPustaka

Pouwer, Jan. (1974).“The Structural Configurational Approach a Methodological Outline” dalamThe Unconscious in Culture. New York: Dutton & Co.

Soares, F., & Sudarsana, I. K. (2018). Religious Harmony Among Senior High School Students Multicultural Education Case Study in the Cova-Lima District of East Timor. Vidyottama Sanatana: International Journal of Hindu Science and Religious Studies, 2(1), 154-162.

Sudarsana, I. K. (2018). IMPLEMENTASI PENDIDIKAN INFORMAL HINDU DALAM MENJAGA POLA KOMUNIKASI REMAJA PADA PERGAULAN SEHARI-HARI. Jurnal Komunikasi, 12(1), 40-50.

Sudarsana, I. K. (2018). Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Terhadap Peningkatan Mutu Hasil Belajar Siswa. Jurnal Penjaminan Mutu, 4(1), 20-31.

Sudarsana, I. K. (2018). MEMBENTUK KARAKTER ANAK SEBAGAI GENERASI PENERUS BANGSA MELALUI PENDIDIKAN ANAK USIA DINI. Jurnal Purwadita, 1(1).

Sudarsana, I. K., & Arwani, G. P. Y. (2018). Internalisasi Pendidikan Karakter Melalui Pelaksanaan Dharmagita Pada Sekaa Teruna. Kamaya: Jurnal Ilmu Agama, 1(1), 1-18.

Sudarsana, I. K. (2018). Pentingnya Sekolah Bertaraf Internasional di Bali. Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 1(1), 135-143.

Sudarsana, I. K. (2018). Optimalisasi Penggunaan Teknologi Dalam Implementasi Kurikulum Di Sekolah (Persepektif Teori Konstruktivisme). Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan, 1(1), 8-15.

Wheatley, G. H. (1991). Constructivist Perspective on Science and Mathematics Learning. Journal of Research in Science Teaching. New York: John Wiley & Sons, Inc. 35 (1) 9-21

Widodo, N. dkk. (2009). Studi Pelayanan Sosial Remaja Putus Sekolah Terlantar Melalui Panti Sosial Bina Remaja. Jakarta: P3KS Press

Wirawan (2002). Psikologi Remaja. Jakarta : PT. BPK Gunung Mulia.

Zaltman, G., Duncan, R., dan Holbek, J. (1972). Innovation and Organization. Toronto: Interscience Publication John Wiley and Son.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jayapangus Press Books Indexed By:

 

Jayapangus Press Books site and its metadata are licensed under CC BY-SA