Ajaran Etika dalam Lontar Beberatan Wong Beling

Ni Nengah Selasih, Ni Wayan Arini, I Gusti Ngurah Agung Wijaya Mahardika

Abstract


ISBN  : 978-602-74901-8-5

Lontar Baberatan Wong Beling merupakan suatu naskah yang ditulis dalam daun rontal yang mengandung ajaran-ajaran agama Hindu tentang bagaimana tata cara masyarakat Hindu di Bali untuk berperilakua saat sedang mengandung. Lontar ini menekankan pesan-pesan moral yang ditujukan kepada suami-istri saat mengandung. Bagi masyarakat Bali khususnya yang beragama Hindu, lontar dipandang sebagai pustaka yang mengandung ajaran-ajaran suci yang patut dijadikan panutan atau tuntunan dalam menjalani kehidupan.

Ajaran etika dalam Lontar Beberatan Wong Beling dengan perilaku masyarakat Hindu mengacu pada ajaran agama Hindu Tri Kaya Parisudha. Pada sudut pandang pikiran (manacika), yaitu ibu hamil diharapkan berpikir yang baik (positif). Pada perkataan (wacika parisudha), yaitu ibu hamil beserta keluarga menjaga perkataannya. Pada perbuatan (kayika parisudha), yaitu melakukan perbuatan yang baik, seperti melakukan pembersihan diri (melukat), mebayuh belingan; melakukan perawatan dengan baik dan teratur dengan jalan memeriksakan kehamilan ke bidan atau dokter.


Full Text:

PDF

References


Adiputra, I Gede, dkk., 1982, Sosiologi Untuk Kelas I: PGA. Denpasar.

Agus Salim. 2001. Teori dan Paradigma Penelitian Sosial. Yogyakarta: PT Tiara Wacana Yogya.

Amirin, Tatang. M., 1990. Menyusun Rencana Penelitian. Jakarta: CV. Rajawali.

Arikunto Suharsini. 2002. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.

Asyari, Sapari Imam. 1983. Metodologi Penelitian Sosial. Surabaya: Usaha Nasional.

Azwar, Saifudin. M. A. Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Offset.

Bungin Burhan, 2003. Analisis Data Penelitian Kualitatif, Pemahaman FilosofisDan Metodologi ke Arah Penguasaan Model Aplikasi. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Dantes I Nyoman, 1992, Pedoman Menulis Karya Ilmiah. Singaraja: STKIP Singaraja

Darmodiharjo, Daroji. 1981. “Sanitasi Pancasila, Laboratorium Pancasila“. Malang: IKIP Malang.

Djumhur, dkk.1981. Sejarah Pendidikan. Bandung: CV. Ilmu

Faisal, Sanafiah, 1981. Dasar – dasar dan Teknik Penelitian Keilmuan Sosial. Surabaya: Usaha Nasional.

Gorda, I Gusti Ngurah, 1990. Metodologi Penelitian Ilmu Sosial Ekonomi. Denpasar: Widya Kriya Gemattama.

Gulo. 2002. Metode Penelitian. Jakarta: PT Grasindo.

Gulo. 2004. Metode Penelitian. Jakarta: Gramedia.

Hamidi. 2004. Metode Penelitian Kualitatif (Aplikasi Praktis, Pembuatan Proposal Dan Laporan Penelitian). Malang: UMM Pres.

Iqbal Hasan. 2002. Pokok-Pokok Materi Penelitian dan Aplikasinya. Indonesia:Ghalia.

Irawan Prasetya. 1997. Teori Belajar, Motivasi, Dan Ketrampilan Mengajar. Depdikbud.

James Black A. Dan Champion Dean J. 1999. Metode dan Masalah PenelitianSosial. Bandung: PT Refika Aditama.

K. Bertens. 2005. Etika. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Umum.

Kerlinger, Fred N, 1973. Asas-asas Penelitian Behavioral. Gajah Mada University Press.

Kountur Ronny.2004. Metode Penelitian Untuk Penulisan Skripsi, Tesis. Jakarta:PMM.

Mardawa, I. M. D., Sudarsana, I. K., & Mahardika, I. G. N. A. W. (2018). Penggunaan Banten Daun Di Pura Dadia Alangkajeng Di Kelurahan Lelateng Kabupaten Jembrana (Kajian Nilai Pendidikan Agama Hindu). Jurnal Penelitian Agama Hindu, 2(1), 47-51.

Mardiwarsito, L, 1981. Kamus Jawa Kuna – Indonesia. Ende Flores – Indinesia.

Nasution, S. 2004. Metode Research (Pendidikan Ilmiah) Edisi 1 cetakan 7. Jakarta: Bumi Aksara.

Ramiati Ni Made. 2015. Relevansi Etika Berupacara Dalam Teks Krama PuraDengan Kehidupan Beragama Hindu di Desa Pakraman Piling Kecamatan Penebel Kabupaten Tabanan. Denpasar: IHDN.

Ridwan. 2004. Metode dan Teknik Penyusunan Tesis. Bandung: Alfabeta.

Sanafiah Faisal. 1990. Penelitian Kualitatif: Dasar-Dasar dan Aplikasi. Malang: Y A 3 Malang.

Saputra, I. K. P., Sudarsana, I. K., & Mahardika, I. G. N. A. W. (2018). Tradisi Nunas Kecap Mandi Di Pura Dalem Gede Desa Pakraman Galiran Di Kabupaten Bangli (Perspektif Pendidikan Agama Hindu). Jurnal Penelitian Agama Hindu, 2(1), 13-18.

Selasih, N. N., & Sudarsana, I. K. (2018). Education Based on Ethnopedagogy in Maintaining and Conserving the Local Wisdom: A Literature Study. Jurnal Ilmiah Peuradeun, 6(2), 293-306.

Soekamto, Toeti.1977. Teori Belajar Dan Model-Model Pembelajaran. Depdikbud.Yasadiputra I Gusti Ngurah. 2006. Geguritan Pengajaran Dalam PerspektifPendidikan Agama Hindu. Denpasar: IHDN.

Subagiasta I Ketut. 2006. Teologi Filsafat Etika dan Ritual Dalam Susastra Hindu:Surabaya: Paramitha.

Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung:Alfabeta.

Suhardana K.M. 2008. Subha Asubha Karma Perbuatan yang baik dan Tidak baik.Surabaya: Paramitha.

Suprayoga. 2001. Metode Penelitian Sosial Agama. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Sura I Gede. 1997. Pengendalian Diri dan Etika Dalam Ajaran Agama Hindu.

Lontar Baberatan Wong Beling.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jayapangus Press Books Indexed By:

 

Jayapangus Press Books site and its metadata are licensed under CC BY-SA